Kamis, 12 Maret 2015

Dear Engkau yang Di Sana..



Dear engkau yang di sana, 
Selamat ulang tahun ke dua puluh sembilan.
Harapan utamaku hanya satu, segeralah engkau menuju pelaminan.
Karena sudah habis waktumu untuk sekedar pacaran.

Dear engkau yang di sana,
Apakah yang menghambatmu untuk menikah?
Bukankah engkau sudah lama bekerja, dan telah mampu memberi nafkah?
Semoga bukan karena kau khawatir tentang rezeki,
Karena istri dan anakmu telah Allah jamin rezekinya, dari dulu hingga nanti.

Dear engkau yang di sana,
Semoga kesendirianmu bukan disebabkan karena ketakutanmu akan komitmen.
Ibarat burung, sampai kapan akan terbang dari satu pohon ke pohon lain, padahal sudah waktunya engkau membuat sarang?
Ibarat sebuah kapal, sampai kapan akan berlayar dari satu lautan ke lautan lain, jika pada akhirnya tak berlabuh?

Dear engkau yang di sana,
Tidak khawatirkah engkau pada syaithon yang senang menggoda para lajang?
Yang menginginkan engkau menatap wanita dengan mata jalang.
Dengan dunia sekitar yang dipenuhi berbagai aurat perempuan terpampang,
Insya Allah dengan menikah akan membuat jiwa dan ragamu tenang.



Dear engkau yang di sana,
Jangan jadikan “Ingin membahagiakan ortu dulu” sebagai alasan.
Bukankah orangtuamu justru akan bahagia melihatmu bersama pasangan?
Lalu akan bertambah kebahagiaan mereka saat kelak lahir momongan.
Membahagiakan ortu secara materi bisa diusahakan sambil jalan.

Dear engkau yang di sana,
Jangan katakan kau belum menemukan seorang calon istri.
Tanyakan pada hatimu, mungkin engkau hanya sedikit ragu, apakah engkau akan bahagia bersamanya?
Kau tahu, kebimbangan seperti itu seringkali tak berujung.
Tapi jadikanlah motto hidupmu, bahwa bahagia itu sederhana.
Temukanlah ia yang mudah tersenyum, mudah tertawa, dan mudah bahagia karena ia mudah bersyukur.
Jadikanlah agama sebagai alasan utama kau menikah dengannya, agar engkau beruntung.
Sungguh, memiliki istri yang shalihah adalah salah satu karunia-Nya yang terbesar.

Dear engkau yang di sana,
Bukannya aku ingin mencampuri urusan pribadimu terkait pernikahan.
Hanya saja, aku ingin engkau tahu satu hal:
Gadismu (dan orangtuanya) tengah menunggu.

Lamarlah,

Semoga Allah memberi berkah..

14 komentar:

  1. Wuaa, untuk siapa tuh puisinya ? :p

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buat para pria mapan, jomblo, tapi galau ngelamar kekasihnya. ckckck :D

      Hapus
  2. Aduh... kok aku merinding ya bacanya. Ayo yang masih single, cepetan nikaaaaah! #eh

    BalasHapus
  3. Semoga yang di sana mendengar kata hatimu. So sweet..

    BalasHapus
  4. Semoga segera ketemu jodoh ya Kakaaakkk :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ahahaha.. saya mah Alhamdulillah sudah ketemu jodoh.. :D

      Hapus
  5. Ih Shintaaa, nonjok nih postingannya. *tissue mana tissue* Good Luck buat ngontesnya, ya.

    BalasHapus
  6. Dear engkau yang di sana...
    Iya, kamu! !!
    Ditungguin nih... :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Insya Allah jodoh pasti bertamu..
      aamiin..
      :D

      Hapus
  7. duh bikin saia terharu kaka...
    eh aku juga ikutan ni GA, sukses yaa

    BalasHapus