Senin, 23 Januari 2017

Pengalaman Transaksi dengan Seller Menyebalkan di Shopee



Huwooow..

Sesuatu banget deh saya nulis ini. Biasanya saya gak suka ngejelek-jelekin sesuatu. Apalagi saya juga seller di Shopee. Saya jualan di shopee.co.id/rumah_sakinah. Saya jual baju koko anak, gamis anak dan gamis dewasa. BEST QUALITY, garansi uang kembali kalau tidak puas ^^
Eh kok malah ngiklan. Lanjut ah..

Sesama seller harusnya akur. Betuuuul?

Masalahnya ini menyangkut nama baik adik saya. Jadi maap yah pembaca kalau saya terbawa emosi dan akhirnya menumpahkannya di sini.  

Jadi ceritanya adik bungsu saya ingin mengikuti jejak saya untuk berjualan online. Saya sarankan padanya untuk mencari supplier di marketplace. Selain karena banyak yang menjual barang dengan harga murah, kita juga insya Allah ga akan tertipu karena ada pihak marketplace yang menjembatani transaksi. Uang yang ditransfer konsumen untuk pembelian barang akan disimpan oleh pihak marketplace hingga produk sampai ke tangan konsumen.

Saya sarankan adik saya untuk mencari supplier di 3 marketplace terpopuler yang menyediakan RekBer (rekening bersama) yaitu Tokopedia, Bukalapak, dan Shopee. Saya sedikit mempromokan shopee karena sedang ada promo subsidi ongkir.

Adik saya menurut. Ia pajang foto produk di Instagram. Setelah mendapat orderan, ia pun memutuskan untuk mengambil produk dari toko SlowRespon (bukan nama sebenarnya) di Shopee. Saya tidak akan menyebutkan nama asli toko. Tapi saya bisa sebutkan ciri-cirinya.

Tanggal 30 Desember 2016, adik saya menunjukkan screenshoot toko SlowRespon tempat ia akan memesan. Toko ini menjual kaos, baru 6 minggu bergabung di Shopee, punya 5 pengikut, dan rating 5 bintang (sempurna) dari 4 ulasan. 

Screenshot toko tgl 30/12/16. Harusnya saya perhatikan juga Waktu Pesan Dibalas dan Masa Pengemasan


Adik meminta saya menilai apakah toko ini layak dijadikan supplier. Meski saya lihat baru 4 ulasan (belum cukup banyak orderan), melihat ratingnya saya jawab saja, “Cobain aja, dek”. Saya tidak ngeh saat adik saya bilang dia sempat mencoba mendatangi alamat toko (fisik)nya tapi tidak berhasil   menemukannya. Saya juga tidak memperhatikan bahwa Shopee mencantumkan bahwa toko ini rata-rata mengirimkan pesanan dengan masa pengemasan 4-5 hari (which is ini super lama menurut standar saya). 

Adik saya pun mencoba order di toko ini.

30 Desember 2016 (jumat) – Adik saya mentransfer dana ke Shopee.
31 Desember 2016 (sabtu) - Adik saya menghubungi seller via chat, mengonfirmasi pesanan.
1 Januari 2017 (minggu) - Seller membalas chat, menyatakan siap (memproses orderan).
2 Januari 2017 (senin) - Belum ada kabar. Saya asumsikan masih libur bersama.
3 januari 2017 (selasa) – Konsumen menanyakan pesanannya. Adik saya chat ke seller menanyakan apakah pesanan sudah dikirim. Tidak ada balasan. Saya langsung menyarankan untuk membatalkan pesanan dan saya bantu adik mencari supplier lain.
4 Januari 2017 (rabu) – seller menjawab chat hanya satu kata: udah.
5 Januari 2017 (kamis) – Shopee mengabarkan barang belum dikirim. Saya yakin ini dari sistem yang belum menerima masukan nomor resi.

Di sini adik saya dilema. Seller bilang sudah dikirim. Shopee bilang belum.
Saya katakan pada adik bahwa saya lebih percaya Shopee.Kalau memang seller sudah mengirim, mengapa seller tidak input resi? 

Adik saya bingung mau menjawab apa pada konsumennya.

Saya heran kenapa Shopee ga otomatis membatalkan transaksi saat seller tidak input resi dalam batas waktu yang sudah Shopee tetapkan (3 Januari 2017)?

Sampai hari Jumat tanggal 6 Januari (yeah, kami menunggu 1 minggu!) adik saya tidak mendapatkan info resi. Dengan berat hati akhirnya adik saya membatalkan pesanan by system dan bersiap mengembalikan uang konsumen. Surprisingly, seller MENOLAK pembatalan transaksi. Ckckck, kami tagih resi, no respon. Giliran kami minta refund, responnya langsung cepat menolak.

Beberapa jam kemudian, barulah ada notifikasi barang sudah dikirim berikut nomor resi. Ketika kami cek resinya, ternyata tanggal pengirimannya 6 Januari! Saya yakin sekali seller baru memproses pesanan setelah adik saya meminta pembatalan. Ckckck..

Shopee mengirimkan penawaran agar adik saya membatalkan refund. Tapi saya katakan, “Biarin aja. Tunggu sampai pesanan diterima.”

Untunglah 2 hari kemudian pesanan sampai ke konsumen adik saya. Konsumen senang, memaklumi lamanya waktu pengiriman, daaaaan yang paling saya takjub, dia mau order lagi! Beruntung sekali adik saya dapat konsumen luar biasa seperti ini. Kalau saya yang jadi konsumennya, saya pasti ngomel-ngomel dan kapok. Soalnya saya pribadi kalau jualan berusaha kirim di hari yang sama. Kalaupun ga bisa (misalnya karena weekend atau libur) ya maksimal H+3 lah udah terkirim. 

Biasanya setelah barang sampai di tangan konsumen, Shopee minta penilaian. Saya sudah wanti-wanti adik saya untuk kasih rating 1 bintang saja. Tunggu punya tunggu, mana ya kok ga ada permintaan ngasih nilai? Yang ada justru info bahwa Shopee menolak permintaan refund adik saya karena setelah Shopee cek, seller telah mengirimkan pesanan dengan benar.

Baru beberapa hari kemudian saat saya cek Shopee ada permintaan untuk menilai tuh toko. Saya yang akhirnya ngasih penilaian. Saya kasih bintang 1 karena sebal tingkat dewa dengan super slow responnya, kebohongan saat dia bilang sudah dikirim hari rabu padahal faktanya dikirim jumat, serta lamanya pengiriman.  

Saya tahu seller juga manusia. Saya tidak tahu dia ada kendala apa yang menyebabkan pelayanannya begitu mengecewakan. Semoga dia bisa memperbaiki dan meningkatkan servicenya di masa mendatang. Aamiiin..

Special note untuk Shopee,
Dear Shopee, saya tidak menyalahkanmu. Saya tetap cinta kamu. Saya tetap jualan di Shopee dan sering belanja juga. I love your Coins! 

Sukses selalu untuk Shopee, untuk toko SlowRespon, untuk saya, adik saya, dan semuaaa yang punya akun Shopee. Aamiiiin..:D

18 komentar:

  1. eleh nyebelin y mba, klo saya pernah ke Tokopedia kasusnya dia libur jadi pihak tokopedia yang batalin tapi tau2 barang dtg dunk padahal di tokopedianya cancel hahaha krn saya konsumen baik hati maka saya transfer sejumlah uang lgsg ke sellernya. Sellernya sampe ngucapin maksih banyak, maaf ngerepotin duh terharu :p
    moga mba dan semuanya sukses y jualannya aamiin

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hoo berarti kalau Tokopedia langsung cancel dan refund ya.

      Saya juga dari kasus ini baru tahu kalau di Shopee tuh:
      1. Pembatalan transaksi oleh pembeli harus disetujui oleh seller (yang dalam cerita ini sih seller menolak membatalkan transaksi)

      2. Saat Shopee meminta adik saya membatalkan refund dan adik saya mengabaikannya, Shopee gak langsung refund. Shopee akan mengecek apakah memang perlu refund atau tidak. Di sini Shopee mungkin melihat dari nomor resi bahwa paket sudah dikirim ke alamat yang benar. Sehingga Shopee tidak melakukan refund.

      Hapus
  2. makasih mba sharingnya, berniat jualan dg jasa marketplace jg soalnya :)

    BalasHapus
  3. Mbak jadi ini adiknya beli barang di toko SlowRespon terus dijual lagi? Begitu? Atau bagaimana ini maksudnya? Saya kok oneng banget.. hahahah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak, namanya sistem dropship. Adik saya cari orderan(konsumen) dulu. Setelah dapat orderan, barulah dia cari barangnya di shopee, gitu :)

      Hapus
  4. Kak, kalau pengajuan pengembalian dana gk disetujui sama seller gmn? Apa uang kita ilang?

    BalasHapus
  5. Kak, kalau mau mengajukan pengembalian dana tp ternyata seller tdk mau tp barang msh blum dikirim(masa pengemasan) trs gmn? Apa uang kita ilang?

    BalasHapus
    Balasan
    1. harusnya sih uang kita ga ilang. kalau memang seller terbukti ga ngirim barang, biasanya marketplace (apapun) akan mengembalikan uang ke pembeli

      Hapus
  6. Kalau dibaca2 sebenernya salah judul ya mba... klo dari judulnya kesannya sellernya Shopee secara general salah, padahal satu dari sekian juta IMHO. Saran aja si mbak kalau mau drop shipping gtu, udah tau ngirimnya lama ya jangan dipilih >< terus sebelum bener2 buka orderan ya dites dulu buat beli jadi tau bener2 kualitas barang yang dibeli dan seberapa besar kita bisa kasi kepercayaan ke si seller kan karna kita cuma dropshipper dan bergantung pada seller lain ini penting banget. aku pribadi seneng2 aja belanja di Shopee karena pilihan produk cewenya banyak banget, surga laah ditambah free ongkir muahaha. thanks for sharing mbaknya

    BalasHapus
  7. kalo menurut aku belanja dishopee enak kok nyaman kalo masalah pengiriman lama itu murni kesalahan seller nya, mungkin sellernya dropship juga makanya dia jd lama

    BalasHapus
  8. Tenang mba seller yang nakal pasti ga bakal bertahan lama kok soalnya kalau shopee ini ga akan main-main soal seller yang nakal-nakal! dari pengalaman gw sendiri soalnya..

    BalasHapus
  9. wah ini mah emang sellernya aja yang ngaco...

    tenang aja shopee pasti balikin duitnya kalau emang seller ga ngirim barangnya!

    BalasHapus
  10. menurut gw mah yang aneh sellernya itu kalau dari shopee mah ga akan macam-macam kok sama pelanggan...

    BalasHapus
  11. hampir sebagian besar mah yang salah sellernya sih... kalau tempat marketplace besar kaya shopee mah ga bakal tipu-tipu deh!

    BalasHapus
  12. ah ini sellernya aja yang udah niat ga bener.. kalau marketplace sebesar shopee mah ga bakal deh tipu-tipu!

    BalasHapus
  13. kak mau nanya dong sebagai penjual kan kita sementara tangung ongkir gimana ya kak biar biayaa ongkir kita diganti shopee

    BalasHapus
  14. hai kak aku mau nanya sebagai penjual kan kita sementara naggung ongkir giaman cara nya ya biayaya ongkir kita diganti oleh pihak shopee

    BalasHapus