Kamis, 19 April 2018

Accurate Lite, Aplikasi Akunting Simpel Untuk UMKM

Setiap pebisnis wajib menguasai laporan keuangan. Hal ini pertama kali saya tahu saat belajar di Young Entreprenur Academy (YEA). Di sana bahkan ada kelas Accounting for Business Owner. Materinya ‘cuma’ dua hari, tapi full pagi sampai maghrib yang bikin kepala ngebul dan keliyengan. Wahahaha..

Rabu, 11 April 2018

Kakang 3 tahun 6 Bulan




Per tanggal 15 April besok Kakang akan menginjak usia tepat 3,5 tahun. Alhamdulillah..

Ada beberapa yang perlu dicatat ni:

Bisa Menyebutkan Semua Huruf Abjad

Dulu awal-awal dikasih tontonan, salah satunya itu Kastari Animation yang mengenal huruf dengan tokoh Lala dan kucingnya Pupus. Dia gampang banget ingat. Pas udah ga nonton lagi, dia suka lupa. Terakhir saya tes menyebutkan huruf kemarin, hampir semuanya bisa dia sebutkan dengan benar.

Dia cuma lupa huruf V. Terus huruf W dia baca ‘why’ (bahasa Inggris). Heuheu

Kalau sekarang, video edukatif yang lagi suka tonton adalah serial Detective Peet, Si Otan, dan Laptop Si Unyil.

Menyebutkan angka 1-30 dalam bahasa Inggris

 
Sebuah kiriman dibagikan oleh Sintamilia Rachmawati (@sintamilia) pada

Lancar banget. Tapi dia menyebut angka 15 fiveteen harusnya fifteen :D

Kosakata baru dalam Bahasa Inggris

Di postingan sebelumnya saya udah cerita kalau Kakang senang bahasa Inggris. Meskipun saya sering kesal dengan screen time nya yang semakin sering, ga bisa dipungkiri dia juga belajar banyak dari nonton Youtube.

Saya belum pernah mengucapkan kalimat-kalimat ini pada Kakang tapi dia nyeletuk sendiri pasti karena Youtube.

“Where are we?”
“You (don’t need) to be scared.”
“Hang on!”

Untuk video-video yang sudah sering dia lihat, saya perhatikan dia bahkan mulai ikut mengucapkan dialog-dialognya dalam bahasa Inggris.

W.O.W

Oh iya saya galau berat dia screen time mulu pagi siang sore malam.

Dulu saya bisa pasang alarm tiap 20 menit. Sekarang kalau alarm bunyi, dia bisa matikan sendiri. Dia bahkan bisa setting alarm sendiri (meskipun ngasal). Masya Allah

Kalau pas dia nonton ada yang telepon masuk, dia bisa reject. Tapi kalau ada yang video call, dia belum bisa reject. Mungkin beberapa bulan lagi bisa. HAHA

Terimakasih ya Allah, anakku pintar :’)

Untungnya masih bisa pakai teknik negosiasi “Gantian” dan sounding terus menerus bahwa ini adalah hape Ummi, terserah Ummi mau ngasih Kakang nonton kapan dan berapa lama.

Mulai belajar menulis

Saya tidak pernah berniat mengajari dia nulis di usia ini. Saya sukanya memberi Kakang buku atau majalah aktivitas seperti Mombi dan Majalah Bobo Junior dimana dia bisa menghubungkan gambar, membandingkan ukuran, mencari jalan, hingga menebalkan garis.

Saya surprise sendiri saat dia menunjukkan hasil tulisannya yang berantakan tapi benar. Hahahaha

Oh ya, dia pertama kali menulis sendiri tanpa saya di sampingnya. I’m a proud mom :’)

Mengeja (tanpa teks)

Dia lancar banget kalau disuruh menggabungkan 2 suku kata berbunyi sama. Contoh:
“M-A-Ma, M-A-Ma?”
“Mama!”
“T-I-Ti, T-I-Ti?”
“Titi!”
“D-U-Du, D-U-Du?”
“Dudu!”

Tapi gagal total kalau suku katanya beda.
“A, B-I Bi?”
“Babi!”
“I, B-U Bu?”
“Babu!”

Kau jahat Kang, kok Abi jadi babi, Ibu jadi babu? hiks

Celetukan-Celetukan Kocak

-Saat menawari Ummi minum-
Kakang : “Mi, minum!”
Ummi : “Enggak, Ummi udah minum.”
Kakang : “Ayo minum Mi. Ummi kan batuk?”
Ummi : “Ha? Enggak kok!”
Kakang : “Iya Mi, kemarin..”
Ngarang!

-Saat mogok mandi-
Ummi : “Ya udah, Ummi seka aja ya..” *siap-siap lap badannya
Kakang : “Ga mau Miii.. Nanti tengkoraknya hancur!”
Ummi : “Tengkorak siapa?”
Kakang : “Tengkorak di dalam badanku!”

Ummi Cuma mau lap kulitmu Kang. Ga akan ngaruh sama tulang tengkorakmu.

-Saat di lututnya ada luka lecet yang belum sembuh-
Kakang : “Jangan diliatin Mi!”
Ummi : “Kenapa? Masak lihat aja ga boleh?”
Kakang : “Nanti sakit..”
Ummi : “Enggaaaak..” *memicingkan mata ke arah lutut
Kakang : “JANGAAAAAAN.. JANGAAAAAN.. HUAAAAA..”

Lebaaay! Disentuh aja kagak kok!

Begitulah. Can’t wait melihat lagi kelucuan Kakang besok, lusa dan seterusnya :D






Selasa, 10 April 2018

Review Buku Resign Karya Almira Bastari





Saya lupa kapan terakhir kali hanyut saat membaca novel yang ‘menyegarkan’ seperti ini. Mungkin saat membaca Milea-nya Pidi Baiq? Atau Sirkus Pohon Andrea Hirata?

Well, kalau di novel Andrea Hirata ada beberapa part yang membuat saya cengar cengir, maka novel Resign ini lebih berhasil mempengaruhi saya untuk ngikik-ngikik dalam hati.

Kita lihat blurb nya dulu ya